Monday, February 08, 2016

godaan dunia



aduh cantiknya dunia yang menggoda. parasnya yang elok membuatku lupa tujuan utamaku..
akhirnya kurebahkan badanku dan kuhentikan langkahku demi melihat keindahanmu . 
hanya untuk menantikan jawaban dari pertanyaan ku yang bodoh, tanpa menyesali sedikitpun bahwa tujuanku masih teramat jauh

duhai dunia yang indah,
sungguh aku teramat bodoh yang rela melepaskan alas kakiku dan berteduh di bawah rindang pohonmu
berharap menemukan jawaban yang aku cari  , padahal engkau sengaja menyimpan jawaban itu agar aku mau berlama lama bersama denganmu , dan membiarkan aku mati di sini menantikan jawaban yang aku harapkan

aku terlalu senang dengan kebodohanku
betapa aku terlalu bodoh untuk mencintai mu , dunia .
terlalu menyayangimu, membiarkan kepalamu bersandar di pundakku 
dan menghentikan nafasku , melupakan haus ku, hingga aku di sini mati

6 comments:

  1. https://kkrbulukumba.blogspot.co.id/

    ReplyDelete
  2. Oh! Live! Be happy! Our life is too short to have fears and to be frustrated. Smile! Look in here paper editing services to get something new.

    ReplyDelete
  3. The fun and pleasure are what schools ought to be about, and is what they originally were! Thanks a lot!

    ReplyDelete
  4. Kisah inspiratif diangkat dari kejadian nyata
    Bukan sebuah kebetulan semua pasti sudah ada yang mengaturnya. Sekitar siang hari yg cukup terik tumben-tumbennya saya beranjak dari rumah untuk pergi membeli pulsa dikonter depan jalan. Sementara masih menunggu pulsa masuk, mata ini tertarik pada sesosok seorang bapak paruh baya yang sedang melihat-lihat hape seken yg dijajakan pada etalase konter itu. Beberapa kali ia bertanya ke penjaga konter perihal harga beberapa hape yang ditunjuknya, namun beberapa kali pula dahinya mengernyit.
    Karena rasa penasaran saya pun bertanya, "mau beli hape pak?"
    Ia hanya mengangguk, lalu tangannya kembali menunjuk satu hape lagi. Lagi-lagi nampak raut kekecewaan diwajah beliau, mungkin karena harganya terlalu mahal baginya.
    Lalu saya beranikan diri kembali bertanya "Hape nya buat bapak pakai sendiri?".
    Tanpa sepatah kata bapak itu hanya menggelengkan kepala selang beberapa detik kemudian hendak berlalu pergi dengan langkahnya gontai.
    Semakin saya kepo lalu saya dekati bapak itu dan menanyakan. "Maaf pak kalau boleh tau buat siapa pak hape yg mau Bapak beli?"
    Akhirnya setelah beberapa pertanyaan yg saya ajukan bapak itu yg tadinya hanya diam saja menjawab pertanyaan saya,
    "Saya sudah lama ingin memenuhi janji. Waktu ulang tahun anak saya yang SMA tahun lalu, saya janji akan belikan hape kalau ia berprestasi, nilai raportnya bagus...."
    Baca Selengkapnya....

    Perjalanan mencari jatidiri ke Surabaya
    Janji seorang preman pada ibunya
    Keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk sukses
    Dibalik kesuksesan pemuda ojek online
    Seorang pemuda yg mencari harga dirinya
    Perjuangan hidup seorang tunawisma diibukota
    Buruh cuci berjuang memberikan anaknya hadiah

    masih banyak yg lainnya kunjungi disini

    ReplyDelete
  5. It was an interesting writing. I hope that you'll add more posts on this topic later.

    ReplyDelete
  6. Beautiful words! Thanks a lot for the shared opinion. In fact, your blog is an amazing resource. Just keep up to amaze your readers!

    ReplyDelete