Monday, February 08, 2016

musuh dalam fikiran

kamu adalah musuh dalam pikiranku
berkali kali ku halau, bahkan ku pertanyakan maksud mu bermain dalam pikiranku, namun kamu selalu tersenyum

tak jarang aku menasihati diriku sendiri 
seperti seorang pesakitan, aku bertahan, aku melawan dan aku mencoba mengusirmu dari fikiran

tak cukupkah kau membiarkan aku berbahagia dengan kesendirianku?
mengapa tak juga sedikitpun kamu terlihat akan beranjak meninggalkanku
bahkan tak sedikitpun senyuman itu memudar ataupun mengering

bukankah sudah cukup bagimu bermain dalam fikiranku? setelah sendi sendi jiwa ku kau patahkan dan kau lemparkan seperti debu agar aku tak mampu bergerak meninggalkanmu ataupun melupakanmu sedikit saja.

ya tuhan, tidakkah cukup doa ku untuk menjauhkan wanita yang bukan jodohku?
tidakkah cukup engkau menyaksikan aku berperang melawan diriku sendiri selama ini?
atau kah tuhan ku tengah cemburu?
karna aku mencintai seorang wanita melebihi cintaku pada tuhanku
atau kah ia tengah menguji , untuk siapa rasa cinta ini ?

2 comments:

  1. There are a lot of men who love more than their life. From my piont of view it's right. We should love God more than somebody. Find for more here paper editing services Good luck!

    ReplyDelete
  2. Languages are very useful! I was taught French for about ten years at school, and since then have spent what must add up to about five years in France.

    ReplyDelete