Author Archive
Sunyi
Ku berdiri di garis tepi
Terdiam….
Ku berdiri di batas mimpi
Termenung….
Ku berdiri di dalam sepi
Sendiri….
email: ad_di3n07@yahoo.com { Selengkapnya }
Edelweis
“bawakaraeng”
ada yang menoreh luka di tengah malam
dan para sanro merapal mantra..
Asap kemenyan menerawang
membuat keadaan semakin mencekam.
Tanggal dua puluh bulan rembulan
seluruh karaeng berkumpul…
Di puncak gunung bawakaraeng…< { Selengkapnya }
keindahan itu
jika maya dunia dapat kau akui adanya, apa lagi dengan diri ini yang
jelas-jelas nyata bagimu. pilihan yang segudang itu, belum memuaskan
bila tak benar-benar engkau pilih lalu kau miliki. Apa saja yang kau
lihat akhirnya { Selengkapnya }
Edelweis
“jiwaku”
kujaga apa yang kukatakan
dalam diriku ini
yang mengalir deras
dalam urat nadiku..
Jiwaku berkata dan mengajakku
agar memuaskan diriku
dengan keheningan
yang tak dituangkan
dalam cangkir-cangkir kristal….
Tapi s { Selengkapnya }
BELUM SAATNYA TUK SADAR
mungkin belum waktunya untukmu sadar
dihatiku aku mencintaimu
mungkin belum saatnya tuhan tunjukkan padamu,betapa lelah aku menunggumu
disini….
biar semua masih seperti yang kau inginkan
mengalir laksana air yang menetes dari tebing yang curam
hingga saat ka { Selengkapnya }