Archive for the ‘karya penyair’ Category
masih terdengar suaramu
di sini masih terdengar suaramu, bahkan saat aku memejamkan mata
ketika kulangkahkan kaki,bahkan saat terduduk, aku masih mendengar suaramu
terdengar jelas, suaramu masih ada di sampingku dan memanggil namaku.. { Selengkapnya }
Tahta Sunyi
kau mengajakku menari dalam kebimbangan,
menelaah buramnya hati yang bergelut gelisah,
geriduh tangis jiwa yang tak sempat berangan,
bercumbu lesuh dengan hampa nan tak pernah mengalah,
aku ingin berbaring di bawah kaki-kaki langit,
bersandar di atas gemulai tawa bulan { Selengkapnya }
cinta rosul
rindu kami padamu ya rosul
rindu tiyada bertepi
benih jarak darimu ya rosul
tiyada kau dekat disini
cinta kami pada manusia
seperti cahaya surgamu
cinta hati tertepi { Selengkapnya }
aku
aku bkan lah seorang pujangga,
yg pndai mrangkai kta,
aku bkanlah bulan ,,
yg mnerangi kgelapan d mlam hri,,
aku bkan raja ,,
yg mnguasai sluruh istana,,
tapi,,
aku,,
hnyalah seorang pmimpi,,
yg tax knal kta mnyerah untuk mraih smua mimpi kuu, { Selengkapnya }