Archive for the ‘karya penyair’ Category
Lorong Sepi
Lorong itu masih seperti dulu…
Ada tawa disana…
Ada senyum di sana…
Ada tangis disana…..
Kala kau pergi semuanya ikut pergi….
Tinggalkan lorong sepi hampa tampa rasa….
Bayang bayang semu melintar tanpa paras….
hanya { Selengkapnya }
Rasa
Dalam dentangan waktu yang memburu…
Terkuak hasrat tu mencari…
Satu makna yang begitu jauh…
Dalam kenangan asa…
Ku cari rasa yang tu bersua….
Tapi hati telah terpatri…
Oh jiwa yang bergelora…
Karna asa begitu menggel { Selengkapnya }
Tanpa Dia
Aku yang tanpa dia bagai sebuah perahu yang tidak memiliki ABK
Sepi yang selalu kurasakan dalam setiap gulandah jiwa bagai seorang yang sedang menanti datangnya pelangi pada malam
Sabda tinta berirama sedu saat hati terpaut dengan kata ” Aku pergi”
Diam Hanya diam { Selengkapnya }
kisah tak berujung
ya tuhan,… mengapa hidupku harus seperti ini???,.. sulit untuk aku jalani,sangat sakit… sampai kapan aku harus hidup seperti ini??? dimana kebahagiaanku? sampai dimana dia,katakanlah pada kebahagiaanku,cepatlah dia datang sebelum rasa ini hilang.kuatkan kami tuhan. { Selengkapnya }
Rintihan hati sang perantau
dengarkan bisik angin dibalik ranumnya awan malam,
lihatlah senyum rembulan,
bercanda bersama bintang,
disisi mimpi,
menyenangkan!
dan aku,
sendiri nikmati sepi,
serasa mati.
meski lantun nada syair,
menguasai daun mahkotaku.
Rintihan hati { Selengkapnya }