Archive for the ‘ode/ kekaguman’ Category
DI HUTAN BAHUMU
: Cassanova (Malam Pertama Pertemuan Teater Bandung)
di hutan tepi sungai beku
tak pernah bisa kusebutkan gelombang matamu
berlari-lari menginjak tumpukan tulang
dan bangkai manusia atau binatang yang terpaksa memakan
dagingnya sendiri. hampir aku terjungkal
bahu { Selengkapnya }
Peluklah Aku
Papa-mama
Engkong-oma
Liatlah aku!
Uangpun tak berharga spertiku
Kancil, tak sepandai diriku
Langkahku tuk maju
Amat besar
Hari yang ku jalani
Amat banyak rintangan
Kaki lelah, hati masih tegar
Untuk itu peluklah aku { Selengkapnya }
Dikala senja menyapa
ku sentuh rasa lewat tarian pena jingga,
goresan tinta mewarnai cakrawala,
sketsa senja nampak sendu nan syahdu,
terlukis biru, hijau, dan ungu
aku berlalu dari ruang pucat yang bisu,
alunan melodi mengalun tak jemu,
berayun-ayun seirama senja kelabu,
den { Selengkapnya }
salah siapa ini?
bukan bermaksud tak sopan,
tapi wajahmu sungguh cantik…
bukan berniat tak baik…
tapi bodymu asyik…
salah siapa ini?
aku memandangmu, kau pun seperti bangga dibuatnya….
“numpang tanya mas”, begitu ucapmu…
aku seper { Selengkapnya }
tak bisa berkata
pesona apakah yang kau tampakkan padaku,
mengapa aku tak bisa untuk melupakannya?
engkau melangkah dengan tenangnya dihadapanku,
wajahmu kemerahan, ranum dan tampak indah bagi jiwa sepiku..
inikah kekaguman?
aku takjub sampai tak bisa berkata2…
andai aku { Selengkapnya }