Archive for the ‘puisi dan syair’ Category
sebagaimana malam melindungi dari lelah dan terik, seperti itulah aku akan menjagamu
takkan kubiarkan setetes pun air matamu terjatuh
bahkan takkan kubiarkan sedikitpun perasaanmu bersedih
karna aku akan menjagamu sebagaimana aku menjaga orang yang sangat kusayangi, mungkin tidak { Selengkapnya }
Ku rasakan resah dalam hatiku saat dia katakan cinta padaku,
hanya satu rasa ragu,
benarkah apa kata murabiku pacaran tak ada guna bagiku
islam pun tak pernah bilang begitu
namun apa alasan bagiku?
kini jelas sudah langkahku yang selanjutnya. .
ku pasrahkan { Selengkapnya }
Lelah kali ini melangkah
Melewati lembah, bukit, dan mengarungi dalam nya samudra
Tawa, sedih dan air mata bagai teman setaia
Senang, bahagia, tak kunjung datang menjalang
Namun apa hendak dikata
Ombak tak lagi setia pada pantai
Matahari enggan menyinari
{ Selengkapnya }
Setiap kali aku teringat padamu
Saat itulah aku mengenangmu
Dalam mimpiku
Kau selalu datang menghiburku
Namun saat aku terbangun
Aku hanya menatap ragamu
Yang terbujur kaku dibawah batu nisan
Sungguh singkat hidupmu
Tak ada lagi kata terlontar dari m { Selengkapnya }
Malam menyurut tinggalkan luka
Lelahkan langkah kita sepanjang waktu
Riuh hari berganti sepi
Rebahkan jiwamu di peraduan janji
Kita jalin impian uraikan rasa
‘Kan kutancapkan pusaka hati
Cinta nan suci hingga kau mengarti
Kelak rindu ‘kan bawa an { Selengkapnya }