Archive for the ‘puisi alam’ Category
Hutanku Hilang
Tuesday, February 16, 2010 9:42 No CommentsIDulu engkau begitu perkasa….
Begitu indah….mempesona…….mengagumkan
Begitu banyak yang telah kau berikan untuk kami
Tapi….kami tak pernah puas dengan apa yang telah kau beri…..kami s’lalu meminta lebih.
Keanggunanmu sirna dilahap tangan-tangan rakus kami
Semakin hari semakin engkau layu…
Namun kami tak peduli………..kami hanya mementingkan diri dan nafsu kami.
Tangisanmu tak kami gubris…tak kami dengar…apalagi untuk memahamimu itu jauh sekali……
Kini kami sadar betapa [...]
3 Dim3nsi
Monday, January 4, 2010 14:59 2 CommentsHayalquw terbang bersama gelap
Angankuw melayang bersanding para bintang
wahai engkau sang ruang
Ajari aq,sudut pandang
seperti cahaya yg bersinar terang
DI BUKIT TENGKORAK
Thursday, November 12, 2009 16:05 No Commentsaku meminjam wajah bumi
untuk uraikan rupa jiwa dan tempurung yang menghiasi kuilmu
langit kusam
dedaun tertimang
di tiap denyutnya adalah kematian
melantai aku rekah
menyelam aku pada air bah
di pilar kuilmu
bebatu bertunas
sejumlah rintih alam
yang memeluk Keabadian
rumput-rumput pun mengirim warna perak pada Tuhannya
dan abu merpati menyuarakan kalimat dari Zat Abadi
ini rona dari bunga jiwa
yang memijar di bukit tengkorak manusia
Tentang Anda: facebook [...]
“DILEMA PUISI DALAM DUALISME”
Thursday, October 29, 2009 0:15 No CommentsKetika hati gundah
&jiwa merasa resah..
Hidup terasa tak indah,
tiada senyum merekah..
Wajah yang bersedih,
terkuasai oleh amarah..
Mencari anugerah
ke segala arah.
Bertanya di mana ALLAH?
Cobaan berkepanjangankah?
Hukuman atas karmakah?
Apa,kenapa,di mana salah?
tak sadar pandangan salah..
tak sadar perkataan salah..
tak sadar perbuatan salah..
tak sadar fikiran salah..
Dalam hampa meratapi sedih,
dan penyesalan seakan tak berakhir. Segala pengalamanlah yang mendewasakan
[...]
Doa sang bumi …
Friday, October 9, 2009 12:31 No CommentsSejuk aroma sejuk dalam hisapan
Mereguk ke dalam rongga paruku hingga sesak
Membasahi setiap keringnya kisi hati
Mengusap semua nestapa dan hibur kelam yang ada
Membuat kita kian terlena
Begitu dalam dan sangaaat dalam
Membuat lubang angkara tanpa terasa
Kita hanya bisa berdecak kagum
Saat bumi berpanorama asri
Saat angin semilir melambaikan setiap pepohonan nan hijau
Dan kita terbuai tidur hingga lengah
Akan amanah yang harus [...]