Archive for the ‘puisi kenangan’ Category

dirimu yang slalu menghantui malamku

terduduk aku diatas kursi..
air mata menetes dpipiku..
kecupan hangat tepat dipipiku..
teringat semua bayangannya kembali..

mengapa enkau harus pergi..
pergi jauh meninggalkanku.
sedangkan aku sangat membutuhkanmu..
membutuhkan kekasih hati..

tak apa { Selengkapnya }

Gud Bay Sayang

andaikan stopwatch bisa mempercepat waktu..

ku ingin mempercepat waktu ntuk melupakan mu..

di saat ku nyatakan cinta..
tak sedikit rasa yg ku rasa..

hanya kebingungan yg ku dapat..
dan hanya itu yg bisa ku rasa..

tak sadar kah engkau sang mantan…
{ Selengkapnya }

kau dan semua senyumanku (afriati ningsih)

waktu. yng menemukan kita dalam dunia ini.. membuat mataku bersinar dan membuat jantungku berdetak lebih kencang,.. ketika kau beri aku satu senyuman hangat di sore itu…

masa demi masa.. kita lewati bersama indahnya hatiku yg amat mencintaimu…

tapi… entah kenapa ka { Selengkapnya }

Pesan Dari Musafir

Sekali ini bukan perbincangan tentang angka-angka
Hnaya sedikit persembahan guratan-guratan aksara
Pada tari sendu yang melambai dalam sajaknya
Pada lirik senda yang mengalun dalam kisahya
Tersisip puluhan harapan kepala musafir

Kami musafir bukan hendak mengelak kelak { Selengkapnya }

kita bukan kecebong

angin menyisir wajah kita
dulu saat masih kecebong
tawa renyah itu sudah lalu
sekarang mengisi kepala kita
kita sudah besar
takkan ada lagi, makhluk kecil macam kita
maka ucapkan selamat tinggal
itu lebih baik
daripada berjumpa sebelum kita sukses { Selengkapnya }

Chatting
Komentar terbaru
Statistik
Archives