Archive for the ‘puisi putus asa’ Category
Handphoneku bergetar malam kemarin
Seperti biasa kuangkat dan kutekan tanda ok
Setelah terlihat siapa yang menelpon
Hatiku bergetar juga
Kau pergi tinggalkan kenangan di ketinggian
Coba larutkan dan kau bekukan
Dengan sedikit suara lucumu
Niat sekali rayu a { Selengkapnya }
berjalan di antara kegelapan mlm
hanya untuk mencari sebuah tempat bersembunyi
langkah yg kian terasa tertatih
mengiringi sebuah jejak yg kian terasa lelah
takut…
gelisah…
semua kian terasa nyata hadir bersama sebuah kesunyian yg tak pernah ada ujung< { Selengkapnya }
Satu bulir air akhirnya merekah. Menggelayut di pelupuk matanya yang basah.
Pelan kristalnya bergulir sunyi. Membentuk parit di pipi.
Melebur di dagu. Dan menetes penuh pilu.
Berharap hujan membasuh pedih.
Berharap suara guruh menelan rintih.
Mendesah lemah menatap lang { Selengkapnya }
Sirna sudah harapanku…
Kini engkau tlah dimiliki oleh orang lain…
Kini yg ada hanya tetes air mata…
Yang menyesali smua ketidak snggupan tuk menyatakan,,,,
Perasaan yang ada dlam diri sahabatmu ini,,,,, { Selengkapnya }
Lelah kali ini melangkah
Melewati lembah, bukit, dan mengarungi dalam nya samudra
Tawa, sedih dan air mata bagai teman setaia
Senang, bahagia, tak kunjung datang menjalang
Namun apa hendak dikata
Ombak tak lagi setia pada pantai
Matahari enggan menyinari
{ Selengkapnya }