Archive for the ‘puisi sedih’ Category
TANGIS DARAHKU (Achielk Kerempeng)
Sayang…..
Ku yakin kesucianmu
tulus cintamu
Kerelaan hatimu
Ku pesimis bukan ragu
Tangisi masa depanmu
Darahku
Darahmu
Buah hatiku
Hatimu
Rasa itu
Bukan masalah bagiku
Satu hingga seribu
Seribu satu
Mereka begitu< { Selengkapnya }
luka bulan
Bukankah kau telah berjanji untuk tak menangis lagi bulan
Mengapa kau menitikkan kepedihan kembali ?
Apa kau tak malu pada bintang-bintang
Kepedihan apa yang kau tangisi kini ?
Aku yang selalu menemanimu di dalam sini tak mengerti inginmu
Y { Selengkapnya }
embun menangis
aku terjatuh tanpamu
mengejarmu yang telah pergi
aku tak mampu tuk mengukir semua tentang kita mungkin karena ku tak lagi berguna
biarlah hanya bayangmu yang menemani
meski hanya bayang semu
aku tak bisa tuk mencintai yang lain
di hatiku hanya ada engkau dan eng { Selengkapnya }
ANDAIKAN WAKTU
Penyesalan ku kini bertambah lagi setelah engkau pergi..
Tak pernah terniatkan didalam hati kau pergi karna diriku..
Kini semuanya telah berlalu ku menahan sepi ini…
..Adakah waktu dapat ku putar kembali kankuhentikankan semua ini..
Dan bila saatnya diriku telah mati ku { Selengkapnya }
Aku Pergi
Aku pergi..
dan berharap tak kan pernah kembali lagi..
Ku tlah coba tuk banyak mengerti,
Ku tlah sedia ada di sisimu saat kau sendiri..
Namun apa? semua tak pernah berbalas, yang ada hanya perih..
Perih hati ini, bag ribuan pisau menyayat-nyayat hati..
Hanya semu { Selengkapnya }