Archive for the ‘puisi sedih’ Category
sedih sepi sendiri
kuarangkai kata tuk mengagumimu
kuukir jiwa tuk mengenangmu
resah,gundah terpaku jiwa ini
dalam nuansa kesedirian
malam seakan jadi saksi bisu
akan hadirnya keluhku
rasa rindu akan cintaku
yang tak tau kemana
terbang tak kembali
ku coba hibur dir { Selengkapnya }
Selamat Jalan Sahabat
Setiap kali aku teringat padamu
Saat itulah aku mengenangmu
Dalam mimpiku
Kau selalu datang menghiburku
Namun saat aku terbangun
Aku hanya menatap ragamu
Yang terbujur kaku dibawah batu nisan
Sungguh singkat hidupmu
Tak ada lagi kata terlontar dari m { Selengkapnya }
PUISI SEDIH
Terbalut luka masih bisa tertawa
Walau perih tetap tersenyum
Walau sulit tak akan mengemis
Walau sedih tak akan menangis
Walau sakit tak mau merintih
Walau lumpuh tetap berdiri
Walau pilu tetap mengadu
Meski tersudut ku tetap membis
pengirim :
pujangga
orang pungga di negeri orang
kawanan angin mengejek aku
disana aku menunggu kereta yang membawa aku dalam haulan harapan
oh punjangga seorang budak , tak menuntut dari tuannya
aku bangga jadi punjangga yang setia menepi arti sebuah rantai penindasan
ah ufuk masih ja { Selengkapnya }
ilusi
didalam gelap malam
kita melaju dengan kencang
angin malam tak jadi halangan
untuk menuju ke tanah impian
takdir tak bisa dihindarkan
raga sudah tak sadarkan
satu nyawa lepas dari badan
meninggalkan isak tangisan
oh dinda, engkau ada dan tiada
{ Selengkapnya }