Archive for the ‘untuk bangsa’ Category
Adakah hatimu wahai pejabat negara Indonesia?
Ketika rakyat jelatamu di jembatan tinggi
rumahnya ditakuti preman dan akhirnya
dibiarkan kebakaran
Jadilah proyek investasi season city
Ketika perumahan polisi dan tentara dibiarkan terbengkalai
Lalu jadilah kompleks { Selengkapnya }
Cita-cita keadilan dan sejahtera
By : JAJ
Kami penduduk di kampung sawah
sebelum abad dua satu dimulai kami bahagia
warga sederhana dan pias bangga
tinggal di wilayah yang
tidak dijamah kemoderenan
meski sudah bertengger delapan menara taman anggrek
{ Selengkapnya }
Gemericik di tepi malam
Anak-anak sungai mencari alurnya,
menyanyikan lagu persembahan
Bukan lagi lagu yang terbangun saat fajar,
istirahat diterik siang
Maupun kepulangan senja penuh syukur
Mata hari kini sudah tak mesra
Reranting halus tak ia sapa
aku adalah pejuang
berani maju pantang mundur
melewati ribuan peluru berterbangan
di bawah langit hitam kelam
tanpa ujung
kini damai telah didapat
bersama
untuk anak cucu di masa depan
yang berjuang dengan pena
di atas { Selengkapnya }
Dari tanah-mu bergumpal kenyangkan perut kami.
Dari air-mu deras mengalir basahkan leher kami.
Dari udara-mu berhembus segarkan nafas kami.
Kini…
Tanah-mu tak lagi hilangkan lapar kami.
Air-mu tak lagi hilangkan haus kami.
Udara-mu tak lagi hilangkan sesak { Selengkapnya }