<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>penyair.com - koleksi puisi dan syair cinta</title>
	<atom:link href="http://www.penyair.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.penyair.com</link>
	<description>puisi cinta &#124; puisi sedih &#124; syair cinta &#124; madah cinta &#124; khalil gibran &#124; chairil</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 May 2012 10:10:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Sayang ku Cinta</title>
		<link>http://www.penyair.com/sayang-ku-cinta/</link>
		<comments>http://www.penyair.com/sayang-ku-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 10:10:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bot</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.penyair.com/?p=21109</guid>
		<description><![CDATA[Pabila hati menyambut cinta Mungkinkah itu cinta pertama? Yang selama atau sementara&#8230; Ketika dihanyut arus cinta Terpaut sayang di sebelah sana. Segala tak terduga, Sampai bila hati ini diduga. Samar-samar ku rasakan sayang itu dimiliki Tapi kenapa ia masih bersamaku disini Adakah dia hanya simpati? Atau terikat pada janji? Bingung makin bertambah perit&#8230; Mahu saja [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pabila  hati menyambut cinta<br />
Mungkinkah itu cinta pertama?<br />
Yang selama atau sementara&#8230;<br />
Ketika dihanyut arus cinta<br />
Terpaut sayang di sebelah sana.<br />
Segala  tak terduga,<br />
Sampai bila hati ini diduga.<br />
Samar-samar ku rasakan sayang itu dimiliki<br />
Tapi kenapa ia masih bersamaku disini<br />
Adakah dia hanya simpati?<br />
Atau terikat pada janji?<br />
Bingung makin bertambah perit&#8230;<br />
Mahu saja aku menjerit<br />
Namun tiada daya dengan kata-kata<br />
Cuma mampu si air mata.<br />
Mahu kembali pada cinta ku..<br />
Terasa diri ini menipu,<br />
Ingin mengenali sayangku..<br />
Bagai tak terlayak bagi ku.<br />
Oh tuhan&#8230;<br />
Perlukah aku melepas kedua-duanya..<br />
Agar aku sedikit sempurna<br />
Di mata mereka<br />
Yang menyata<br />
Akulah cinta pendua</p>
<p><b>nama penulis</b>: dya asmidda</p>
<p><b>Alamat facebook</b>: lea_asmidda@yahoo.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.penyair.com/sayang-ku-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hari Pertama Masuk Sekolah</title>
		<link>http://www.penyair.com/hari-pertama-masuk-sekolah/</link>
		<comments>http://www.penyair.com/hari-pertama-masuk-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 10:10:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bot</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi cinta]]></category>
		<category><![CDATA[untuk bangsa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.penyair.com/?p=21103</guid>
		<description><![CDATA[Selamat pagi, calon – calon pemimpin negeri! Setelah kita bersama – sama berdoa kepada Tuhan Yang Maha Tinggi, Kepalkan tangan kananmu dan taruh di dada sebelah kiri, mari kita nyanyikan Indonesia Raya ‘tuk mengawali pelajaran pada pagi hari ini. Apa yang telah kita pelajari hari kemarin, hai calon pemimpin negeri? Bagaimana kalau kita adakan ulangan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat pagi, calon – calon pemimpin negeri!<br />
Setelah kita bersama – sama berdoa kepada Tuhan Yang Maha Tinggi,<br />
Kepalkan tangan kananmu dan taruh di dada sebelah kiri,<br />
mari kita nyanyikan Indonesia Raya ‘tuk mengawali pelajaran pada pagi hari ini.</p>
<p>Apa yang telah kita pelajari hari kemarin, hai calon pemimpin negeri?<br />
Bagaimana kalau kita adakan ulangan untuk esok hari?</p>
<p>Bila kelak aku jadi guru,<br />
aku harus berani melakukan hal seperti itu.<br />
Tak peduli bagaimana komentar guru lain terhadap gaya mengajarku,<br />
aku berupaya ‘tuk menanamkan rasa cinta negeri kepada anak didikku.</p>
<p>Aku tahu, ini pelajaran bahasa Inggris, bukan pelajaran Pancasila dan Kewarganegaraan,<br />
bukan pula mata pelajaran kesenian.<br />
Tapi apa salahnya menyanyikan Indonesia Raya bersama – sama sebelum memulai pelajaran?<br />
Mentang – mentang pelajaran bahasa Inggris, nasionalisme sejenak dilupakan.<br />
Tak heran kalau generasi muda sekarang banyak yang kebarat – baratan.</p>
<p>Tak peduli walau gajiku dikebiri oleh para petinggi.<br />
Walaupun belum ada undangan ‘tuk mengikuti program sertifikasi,<br />
aku akan tetap membimbing calon – calon pemimpin negeri dengan sepenuh hati,<br />
agar kelak tidak menjadi tikus – tikus berdasi yang suka ingkar janji,<br />
dan tampil di televisi dengan berbangga diri.</p>
<p>Lima belas menit waktu yang tersisa,<br />
apakah ada pertanyaan, hai para calon pemimpin bangsa?<br />
Mari berdiri, taruh kepalan tangan di dada,<br />
dan kita nyanyikan lagu Tanah Airku ‘tuk mengakhiri pelajaran hari ini bersama – sama. </p>
<p>_the buntut kutj_chinkz_	</p>
<p><b>nama penulis</b>: Parwaka</p>
<p><b>tentang penulis</b>: Merupakan kumpulan dari pikiran-pikiran, bayangan-bayangan dan asa-asa untuk Indonesia. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.penyair.com/hari-pertama-masuk-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Andai Aku Jadi Guru</title>
		<link>http://www.penyair.com/andai-aku-jadi-guru-2/</link>
		<comments>http://www.penyair.com/andai-aku-jadi-guru-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 10:10:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bot</dc:creator>
				<category><![CDATA[kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[puisi cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.penyair.com/?p=21097</guid>
		<description><![CDATA[Kadang aku ingin tertawa sendiri, ketika melihat diriku berseragam rapi, dan memakai sepasang sepatu hitam mengkilat di kedua kaki. Teringat akan kisah bapak Oemar Bakri yang tulus mengabdi mencerdaskan negeri walau gajinya dikebiri. Ketika pagi datang, kupacu kuda besiku melewati jalan berlubang. Tak peduli walau ada sejuta polisi lalu lintas berwajah garang, tak peduli walau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kadang aku ingin tertawa sendiri,<br />
ketika melihat diriku berseragam rapi,<br />
dan memakai sepasang sepatu hitam mengkilat di kedua kaki.<br />
Teringat akan kisah bapak Oemar Bakri<br />
yang tulus mengabdi mencerdaskan negeri<br />
walau gajinya dikebiri.</p>
<p>Ketika pagi datang,<br />
kupacu kuda besiku melewati jalan berlubang.<br />
Tak peduli walau ada sejuta polisi lalu lintas berwajah garang,<br />
tak peduli walau lembaran gaji sebulan telah habis untuk membayar hutang.</p>
<p>Silabus dan rencana pembelajaran adalah sarapan pagiku.<br />
Telah banyak kuhabiskan waktu di rumah ‘tuk membaca buku – buku<br />
dan menjelajah dunia maya ‘tuk mencari metode mengajar terbaru.<br />
Ya, memang beginilah tugasku.</p>
<p>Walau malam telah menyelimuti bumi,<br />
aku masih sibuk mengoreksi hasil ulangan tadi pagi.<br />
Menentukan siapa yang lulus dan siapa yang harus menempuh remidi.<br />
sambil menyusun rencana mengajar untuk esok pagi.</p>
<p>Itulah yang terbayang dalam pikiranku,<br />
andai diriku menjadi seorang guru.<br />
Namun sudah pantaskah diriku masuk kelas dengan membawa buku<br />
dan menyampaikan pelajaran di depan teman – teman kecilku?<br />
Sudah pantaskah aku menjadi sosok manusia yang ditaati dan ditiru?</p>
<p>_the buntut kutj_chinkz_</p>
<p><b>nama penulis</b>: Parwaka</p>
<p><b>tentang penulis</b>: Guru, menurut saya adalah sebuah profesi yang nampak sederhana namun begitu trhormat dan mulia dimata saya. Ya, saya merupakan salah satu orang yang merasa terhormat karena mendapat panggilan hati untuk menjadi seorang guru. Tak lama lagi predikat guru akan tersemat kepad saya ya, dibenak saya sudah terbayangkan beribu-ribu bayangan tentang saya yang telah menjadi seorang guru da puisi ini merupakn tuangan pikiran dan perasaan saya tentang hal itu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.penyair.com/andai-aku-jadi-guru-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketika Hati ini di landa Keresahan&#8230;!!!</title>
		<link>http://www.penyair.com/ketika-hati-ini-di-landa-keresahan/</link>
		<comments>http://www.penyair.com/ketika-hati-ini-di-landa-keresahan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 May 2012 17:04:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bot</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi cinta]]></category>
		<category><![CDATA[puisi sedih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.penyair.com/?p=21081</guid>
		<description><![CDATA[Sayang&#8230;!!! se andai nya kau tahu perasaan ku malam ini&#8230;!!! Mungkin.. kau tak akan tega melihat ku di dalam keadaan yang sangat menderita ini.. Namun di balik semua itu aku tak mau kau mengetahui penderitaan ku&#8230; Karna aku tak mau kau Iba kepada ku&#8230;.biar lah duka nestafa ini aku telan sendiri di dalam kesunyian malam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sayang&#8230;!!! se andai nya kau tahu perasaan ku malam ini&#8230;!!!<br />
Mungkin.. kau tak akan tega melihat ku di dalam keadaan yang sangat menderita ini..<br />
Namun di balik semua itu aku tak mau kau mengetahui penderitaan ku&#8230;<br />
Karna aku tak mau kau Iba kepada ku&#8230;.biar lah duka nestafa ini aku telan sendiri di dalam kesunyian malam ini&#8230;.dan semoga aku mendapat kan sebuah penawar dari luka2 ini ..yang begitu perih menusuk di dalam sanubari&#8230;oooo Tuhan ku &#8230;.kuat kan lah hati nurani hamba untuk menerima semua ini&#8230;ganti lah keperihan ini dengan sebuah kebahagiaan yang hakiki&#8230;amin..,
<p><b>nama penulis</b>: Mr macmud Al Gider Putra </p>
<p><b>Alamat facebook</b>: king dom</p>
<p><b>tentang penulis</b>: bukan siapa_siapa</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.penyair.com/ketika-hati-ini-di-landa-keresahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Untuk Mu yang Slalu masuk ke alam Ilusi Ku..!!</title>
		<link>http://www.penyair.com/untuk-mu-yang-slalu-masuk-ke-alam-ilusi-ku/</link>
		<comments>http://www.penyair.com/untuk-mu-yang-slalu-masuk-ke-alam-ilusi-ku/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 May 2012 17:04:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bot</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.penyair.com/?p=21074</guid>
		<description><![CDATA[Untuk Mu Yang Slalu Masuk Ke Alam Ilusi Ku&#8230;!!! Sayang &#8230;!!! Se Andai nya kau tidak hadir di dalam kehidupan ku&#8230; Tentu nya aku tak kan parnah menjadi begini&#8230;. Kharismatik yang kau miliki Membuat seluruh jiwa ku menggigil di buat nya&#8230; Sayang&#8230;!!! Ruh ku selalu mengembara ke alam demensi nan jauh dari alam manusia&#8230; Hamparan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk Mu Yang Slalu Masuk Ke Alam Ilusi Ku&#8230;!!!</p>
<p>Sayang &#8230;!!!<br />
Se Andai nya kau tidak hadir di dalam kehidupan ku&#8230;<br />
Tentu nya aku tak kan parnah menjadi begini&#8230;.<br />
Kharismatik yang kau miliki Membuat seluruh jiwa ku menggigil di buat nya&#8230;</p>
<p>Sayang&#8230;!!!<br />
Ruh ku selalu mengembara ke alam demensi nan jauh dari alam manusia&#8230;<br />
Hamparan demi hamparan yang begitu elok penuh dengan bunga_bunga nan harum semerbak &#8230;yang telah menjadi tempat pengembaraan ku &#8230;.</p>
<p>Sayang&#8230;!!!<br />
Seadang kan Engkau &#8230;sebentar datang sebentar pergi menjauh dari ku&#8230;.</p>
<p>Sayang&#8230;!!!<br />
Rasa gelisah dan gundah yang selalu menghantui jiwa ku&#8230;<br />
Mungkin kah &#8230;Kau akan menjadi Milik ku&#8230;???</p>
<p>Sayang&#8230;!!!<br />
Tapi Bila kau tidak hadir di hadapan ku&#8230;!!!<br />
Jiwa ku akan meratap pilu ..Seakan_akan dunia tak lagi berjalan dari peredaran nya&#8230;.</p>
<p>Sayang&#8230;!!!<br />
Aku akan pergi kepada Rob ku..dan akan memohon kepada_NYA..<br />
Agar kau selalu&#8230; akan menjadi Milik ku ..Dari alam fana ini Hingga ke alam Jabarut nanti&#8230;., </p>
<p>Amin&#8230;!!!,,,,
<p><b>nama penulis</b>: Mr macmud Al Gider Putra </p>
<p><b>Alamat facebook</b>: king dom</p>
<p><b>tentang penulis</b>: bukan siapa_siapa</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.penyair.com/untuk-mu-yang-slalu-masuk-ke-alam-ilusi-ku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sebuah Bisikan Di dalam dada&#8230;!!!</title>
		<link>http://www.penyair.com/sebuah-bisikan-di-dalam-dada/</link>
		<comments>http://www.penyair.com/sebuah-bisikan-di-dalam-dada/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 May 2012 17:04:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bot</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi cinta]]></category>
		<category><![CDATA[puisi kehidupan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.penyair.com/?p=21067</guid>
		<description><![CDATA[Wahai bisikan yang tersirat di dalam hati&#8230;!!! Mungkin kah Engkau datang dari Rob ku &#8230;!!! Yang Ingin menyampai kan sebuah kebenaran kepada ku&#8230;??? Wahai bisikan _bisikan yang tersirat di dalam hati&#8230;!!! Apa&#8230;.Mungkin Engkau datang dari Iblis &#8230;!!! Yang Ingin menyesat kan aku dari jalan yang lurus&#8230;??? Wahai&#8230;Bisikan_Bisikan yang tersirat di dalam hati&#8230;!!! Aku tak perduli [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Wahai bisikan yang tersirat di dalam hati&#8230;!!!<br />
Mungkin kah Engkau datang dari Rob ku &#8230;!!!<br />
Yang Ingin menyampai kan sebuah kebenaran kepada ku&#8230;???</p>
<p>Wahai bisikan _bisikan yang tersirat di dalam hati&#8230;!!!<br />
Apa&#8230;.Mungkin Engkau datang dari Iblis &#8230;!!!<br />
Yang Ingin menyesat kan aku dari jalan yang lurus&#8230;???</p>
<p>Wahai&#8230;Bisikan_Bisikan yang tersirat di dalam hati&#8230;!!!<br />
Aku tak perduli lagi Dari mana engkau datang &#8230;<br />
Apakah dari sebuah kebenaran ataupun ke sesatan &#8230;</p>
<p>Toh&#8230;semua itu tiada berbeda&#8230;!!!<br />
Jikalau Itu sebuah kebenaran &#8230; Niscaya Itu adalah tuntunan bagi ku untuk menuju Shirattal Mustakim yang agung&#8230;!!!</p>
<p>Namun Jikalau itu sebuah kesesatan &#8230;Maka Itu adalah ujian bagi ku agar aku dapat bersabar di dalam menghadapi semua nya itu&#8230;,
<p><b>nama penulis</b>: Mr macmud Al Gider Putra </p>
<p><b>Alamat facebook</b>: king dom</p>
<p><b>tentang penulis</b>: bukan siapa_siapa</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.penyair.com/sebuah-bisikan-di-dalam-dada/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Untuk Sebuah Nama&#8230;!!!</title>
		<link>http://www.penyair.com/untuk-sebuah-nama-2/</link>
		<comments>http://www.penyair.com/untuk-sebuah-nama-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 22:04:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bot</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.penyair.com/?p=21059</guid>
		<description><![CDATA[Untuk Sebuah Nama&#8230;!!! Sayang&#8230;!!! Aku Mencintai Mu&#8230;bukan karna paras Mu yang cantik jelita&#8230; Aku Mencintai Mu&#8230;bukan karna ke indahan bentuk tubuh Mu&#8230; Aku Mencintai Mu&#8230;bukan karna sifat_sifat Mu yang kau hadir kan.. Sayang&#8230;!!! Akan tetapi &#8230;Aku mencintai Mu&#8230;karna panggilan hati nurani Ku Yang selalu berbisik di ruang kalbu Ku&#8230; Sayang&#8230;!!! Jujur&#8230;Aku Memang tak pantas mencintai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk Sebuah Nama&#8230;!!!</p>
<p>Sayang&#8230;!!!<br />
Aku Mencintai Mu&#8230;bukan karna paras Mu yang cantik jelita&#8230;<br />
Aku Mencintai Mu&#8230;bukan karna ke indahan bentuk tubuh Mu&#8230;<br />
Aku Mencintai Mu&#8230;bukan karna sifat_sifat Mu yang kau hadir kan..</p>
<p>Sayang&#8230;!!!<br />
Akan tetapi &#8230;Aku mencintai Mu&#8230;karna panggilan hati nurani Ku<br />
Yang selalu berbisik di ruang kalbu Ku&#8230;</p>
<p>Sayang&#8230;!!!<br />
Jujur&#8230;Aku Memang tak pantas mencintai Mu&#8230;<br />
Bahkan malu rasa nya diri ini untuk mengutara kan rasa yang terpendam di lubuk sanubari ini&#8230;<br />
Karna&#8230; Aku memang tak pantas Mencintai Mu&#8230;</p>
<p>Sayang&#8230;!!!<br />
Cinta Ku bukan lah nafsu seorang lelaki kepada lawan jenis nya..<br />
Juga bukan lah Egoise Ku yang hanya ingin untuk memiliki Mu&#8230;</p>
<p>Sayang&#8230;!!!<br />
Se andai nya jasad Mu tak dapat Aku miliki di dunia ini&#8230;!!!<br />
Aku tak kan pernah menyesali akan hal itu&#8230;<br />
Karna Aku tahu di suatu saat nanti Aku akan memiliki Mu..<br />
Di alam yang penuh kenufusan.. alam yang tak terhalang oleh kejauhan jarak ruang dan waktu&#8230;.</p>
<p>Sayang&#8230;!!!<br />
Dan di situlah kita akan memadu kasih untuk selama_lama nya&#8230;,
<p><b>nama penulis</b>: Mr macmud Al Gider Putra </p>
<p><b>Alamat facebook</b>: king dom</p>
<p><b>tentang penulis</b>: bukan siapa_siapa</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.penyair.com/untuk-sebuah-nama-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selingkuh Itu Indah</title>
		<link>http://www.penyair.com/selingkuh-itu-indah/</link>
		<comments>http://www.penyair.com/selingkuh-itu-indah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 07:59:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bot</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.penyair.com/?p=20719</guid>
		<description><![CDATA[wahai kitab_kitab ku&#8230;.mungkin engkau lah teman selingkuh ku yang tak pernah menghianati ku&#8230;wahai&#8230;kitab _ kitab ku engkau lah penghibur yang tak pernah mempunyai pambrih apa apa terhadap ku&#8230;wahai kitab _kitab ku engkau lah kekasih sejati ku teman sejati ku serta penglipur hati ku tat kala hati ini di rundung lara&#8230;.wahai kitab _kitab ku hanya engkau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>wahai kitab_kitab ku&#8230;.mungkin engkau lah teman selingkuh ku yang tak pernah menghianati ku&#8230;wahai&#8230;kitab _ kitab ku engkau lah penghibur yang tak pernah mempunyai pambrih apa apa terhadap ku&#8230;wahai kitab _kitab ku engkau lah kekasih sejati ku teman sejati ku serta penglipur hati ku tat kala hati ini di rundung lara&#8230;.wahai kitab _kitab ku hanya engkau lah tempat segala hasrat di dalam dada untuk mencurah kan segala rahasia _ rahasia ghaib yang selalu berbisik di dalam kalbu&#8230;wahai kitab _kitab ku engkau lah penerang yang membawa daku ke alam malakut dan jabarut sehingga ROH ku dapat bertamasya di dalam nya untuk menemui akan tuhan ku&#8230;.,
<p><b>nama penulis</b>: Mr macmud Al Gider Putra </p>
<p><b>Alamat facebook</b>: king dom</p>
<p><b>tentang penulis</b>: bukan siapa_siapa</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.penyair.com/selingkuh-itu-indah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>S A H A B.A T</title>
		<link>http://www.penyair.com/s-a-h-a-b-a-t-3/</link>
		<comments>http://www.penyair.com/s-a-h-a-b-a-t-3/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 07:58:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bot</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi cinta]]></category>
		<category><![CDATA[puisi untuk sahabat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.penyair.com/?p=20775</guid>
		<description><![CDATA[Sahabat Sebuah kata sederhana tapi penuh makna Sahabat seperti tangan dan mata Bila tangan sakit,,mata yang menangis Dan ketika mata menangis,,tangan yang menghapus Air mata itu… Sahabat… Satu kata berjuta arti Kata sederhana berlimpah cinta Dan bertabur kasih sayang Engkau selalu ada Dikala q suka dan duka Tatkala q merana dan bahagia Dalam mengarungi hidup&#8230; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sahabat<br />
Sebuah kata sederhana<br />
tapi penuh makna</p>
<p>Sahabat seperti tangan dan mata<br />
Bila tangan sakit,,mata yang menangis<br />
Dan ketika mata menangis,,tangan yang menghapus<br />
Air mata itu…</p>
<p>Sahabat…<br />
Satu kata berjuta arti<br />
Kata sederhana berlimpah cinta<br />
Dan bertabur kasih sayang</p>
<p>Engkau selalu ada<br />
Dikala q suka dan duka<br />
Tatkala q merana dan bahagia<br />
Dalam mengarungi hidup&#8230;<br />
Yang cadas ini</p>
<p>Sahabat<br />
Sebuah kata sederhana<br />
Mudah terucap<br />
Tapi berat akan syarat<br />
Syarat kepercayaan dan kesetiaan. . .</p>
<p><b>nama penulis</b>: The_Ipoex</p>
<p><b>Alamat facebook</b>: hiruma_yahaha@yahoo.co.id</p>
<p><b>tentang penulis</b>: sesuatu yang indah</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.penyair.com/s-a-h-a-b-a-t-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kavling Tanah Negara</title>
		<link>http://www.penyair.com/kavling-tanah-negara/</link>
		<comments>http://www.penyair.com/kavling-tanah-negara/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 07:57:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bot</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi cinta]]></category>
		<category><![CDATA[untuk bangsa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.penyair.com/?p=21042</guid>
		<description><![CDATA[Kavling Tanah Negara By : JAJ Aku sampai di pantai Jakarta, suatu baner besar terpancang dan mencolok gambar perumahan mewah di pulau dengan harga yang wah Aku sedih tak mengerti Bodohkah pemerintahku ini Sampai untuk perumahan mewah milik swasta tidak diawasi Yah, berapa sih pajak yang didapat pemerintah Indonesia? Siapa sih yang menyetujui real estate [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kavling Tanah Negara<br />
       By : JAJ</p>
<p>Aku sampai di pantai Jakarta,<br />
suatu baner besar  terpancang dan mencolok<br />
gambar perumahan mewah di pulau dengan harga yang wah<br />
Aku sedih tak mengerti<br />
Bodohkah pemerintahku ini<br />
Sampai untuk perumahan mewah milik swasta tidak diawasi<br />
   Yah, berapa sih pajak yang didapat pemerintah Indonesia?<br />
Siapa sih yang menyetujui real estate merajalela<br />
Sehingga warga Jakarta terusir dengan hina<br />
Pemerintah tak peduli, investor semakin menggila dengan idenya<br />
Dan rupiah tergilas utang bank dunia&#8230;<br />
Harga rumah di pulau sana, mahalnya tidak terkira!<br />
   Aku hanya buruh, kuli di negeri ini<br />
   Maunya tidak ikut mensukseskan perumahan real estate itu<br />
   Tapi karena aku miskin dan menganggur, jadilah aku budak di negeri ini!<br />
Namun coba saja bandar udara Sukarno Hatta di tepi laut Jakarta di Sekitar Pantai Indah Kapuk yang dibangun swasta<br />
Bukan yang di Cengkareng yang dulunya  lahan pertanian subur hingga<br />
Warga di cengkareng  dikorbankan ambisi pejabat yang  monopoli waktu itu<br />
   Kemudian Warga Jakarta tak beli beras dari luar kota<br />
Warga Jakarta tak kebanjiran pada musim hujan<br />
Karena pola pemikir pembangunan betul-betul terarah punya pedoman<br />
Bukan karena serakah dan culas<br />
Itu dipikirkan oleh pemerintah Indonesia<br />
Pasti indahnya..<br />
   Masih banyak lagi ideku,<br />
   Coba saja di pulau sana dibangun penjara bukan di Salemba<br />
Pasti narapidana tidak main mata dengan sipir atau polisi<br />
Karena sayangnya tanah sudah jadi kavling-kavling investor dan akhirnya aku merenungkan..<br />
Jangan sampai nama ibukota kota metropolitan,<br />
Belepotan dengan nama kejahatan, kesialan, penderitaan rakyatnya<br />
karena Pemerintah membiarkan semuanya.<br />
Dan matilah iman, matilah semangat berjuang dan rasa solider kepada sesama. Sungguh, ini perasaanku yang meragukan arti pembangunan&#8230; Oh Jakarta nasibmu dan nasibku sama, tak mungkin sukses selamanya<br />
Karena aib celaka kamu sandang sebagai sejarah yang belum jadi tanda maaf pada Yang Maha Kuasa.. Yah, aku akan berdoa untuk kamu Jakarta.. </p>
<p><b>nama penulis</b>: Jovian Andreas</p>
<p><b>Alamat facebook</b>: Jovisca_2@yahoo.co.id</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.penyair.com/kavling-tanah-negara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

