cinta
cinta
Ia merasukiku, menyebar dan kemudian mengisi pikiranku dengan wajah-wajahnya
Dan kemudian, masuk ke hatiku, menggoreskan namanya di seluruh dinding hatiku, kemudian ia lukiskan wajahnya
Hingga akhirnya ia berkata pada jiwaku “ aku telah menguasaimu, dan aku adalah tuanmu”
Seluruh tubuhku telah menyerahkan diri padanya, jiwakupun turut berlutut kepadanya
“Wahai dewi cinta, kau telah menguasai ruh dan tubuhku, apa salahku padamu? “
sang dewi cinta itupun membalas pertanyaanku “pertama, engkau telah mencuri hati seorang gadis suci, dan kini ia merasa teramat kehilanganmu dan kedua, engkau terlalu memaksakan egomu karena cintamu sehingga ia begitu sengsara, dan terakhir tanpa sengaja engkau telah melukai perasaannya karena kau masih mengenang seseorang”
“jika boleh aku memohon padamu, sang dewi, izinkan aku untuk memperbaiki semua itu, karena aku bukanlah mahluk sempurna , namun aku dapat memperbaiki semua itu, jika boleh aku berkorbang, bebaskanlah ia dari sakitnya, sembuhkan ia dari deritanya, dan obatilah luka batinnya”
sang dewi cinta itupun menghilang,
“ aku berjanji padamu kekasih, takkan melukaimu lagi”
rezi roc'k n' roll
puisi mu bagus,,,,
aq salut dngan kata2mu….
good luck y….rangkai terus kata2 yg bgus…key