telingawaktu dan telingamalam
Wednesday, November 26, 2008 12:03satu tahun lebih dua bulan sudah.
ia bergulat tanpa telinga.
telingawaktu memang masih saja tak rela.
meninggalkannya tanpa sepeser waktu.
untung ia mengantongi masih telingamalam.
dengannya ia bisa berduel.
tanpa batas-batas malam.
supaya pergumulannya tak tersisa.
dan lauknya tak habis ditelan ngengat.
“telingamalam yang baik”, pujinya.
telingamalam terlena berteduhan bersamanya.
sedangkan telingawaktu cemas.
memikirkan pundi-pundinya yang kosong.
20081119/SMG
email: ganziarah@yahoo.co.id
nomor HP/telpon: 087832026604
hendra says:
November 26th, 2008 at 22:31
kenapa yaaaa, waw.bagus
tapi materi telinga waktu & telinga malamnya tidak teraspirasi dengan baik
ade karimata says:
November 27th, 2008 at 02:45
penyair sedang bercanda. dengan malam dan gemuruh di telinga hatimu. bukan begitu saudaraku?
diana says:
November 27th, 2008 at 21:38
“Ia mengetuk,bukan dengan suara,tapi hati yang terbuka
kalam bukan impian,meski bagi jiwa yang kesepian
pada siapa kan kaucari jawab,sedang kosong ini tak ada isi
sejauh apapun langkah yang kau tempuh,
sekuat apapun kau mengeluh,
Ia akan slalu tersenyum,dan menghapus semua peluh”
hendra says:
November 28th, 2008 at 09:47
maaf….mungkin! Menurut saya …….andai dari sisi judul, mungkin lebih bernuansa dengan memilih judul salah satunya-misal, telingawaktu atau telingamalam- tentu saya akan berkata itu adalah PUISI. Sekali lagi maaf, itu saja saran dari saya….
ganjar says:
November 28th, 2008 at 10:44
boleh aj hendra…tu kan apresiasimu. thx b4. tapi saya tidak akan menafsirkan sendiri maksud puisi saya sama dengan penyair-penyair ternama lainnya. mungkin akan lebih baik bila hendra belajar lebih mendalam apa itu yang disebut dengan puisi. sekali lagi terimakasih.
SALAM, PUJANGGA PELANGI MALAM.
terez says:
November 28th, 2008 at 13:33
ta terkatakan…
andai waktu dan malam bisa berujar bersama
mengenai suatu kepastian
ta kan ada kecemasan
diana says:
November 28th, 2008 at 20:59
buatq,sebuah puisi bisa az tanpa tafsir yg jelas buat org lain.ini kan ungkapan hati,g harus gamblang kan?klo gamblang,y g ada esensinya.
lgan g pantes lah sebuah karya dibandingin dengan karya lainnya,arti bagus ngga-nya sesuatu kan relatif
apa kata dunia lah,sepanjang qta g naif dengan diri sendiri az.just take it easy
ok………..
ganjar says:
November 29th, 2008 at 08:18
diana…
kmu bener, klo puisi tu esensiny ga berarti gamblang n tiap org punya hak tuk nafsirin puisi yg ia bc, meski nti hasil tafsiranny beda2. itu yg ak maksud. so lets enjoy this discussion…
rinal says:
February 20th, 2009 at 11:00
tepatnya puisi itu bagiQ adalah permainan kata kata si penulis, kadang penulisnya pun setlh menulis, juga bingung kok orang lain bisa ngartiin puisinya kaya gitu???
puisi setelah ditulis penyairnya,maka puisi tersebut adalah milik pembaca…
what about u????
diah says:
February 21st, 2009 at 07:31
setuju…… rinal.
ganjar says:
February 27th, 2009 at 18:59
puisi yg saya buat tak sekedar permainan kata. sipa bilang demikian???
mereka yg bilang demikian tak tau esensi puisi itu sendiri. atau kurang bisa memahami makna terdalamna.
bila sudah terpublikasi memanglah pembaca yg menentukan,,,
saran saya untuk rinal dan diah banyak-banyaklah baca puisi karya penyair-penyair muda yg sudah dibukukan bukan yang terpampang di sini. bandingkan dengan beberapa karya saya yg telah saya publikasikan.
atau jika anda mau lihat, buka blog saya: pujanggapelangimalam.blogspot.com
terimakasih atas saran dan kritik yang membangunnya.
salam dari saya,
pujanggapelangimalam-07
pujanggapelangimalam says:
March 2nd, 2009 at 12:24
Tak apalah bila sepi terasa indah
Bila gemerlap malam
Layaknya parade pengamen
Berlalulalang mengunjungi kantong kering
Bila pelangi malam
Layaknya parade gelandangan
Memungut warna-warni jalanan
Tak apalah bila nyiur malam
Meliuk-liukkan raga tak rupa
Hingga sang kata bersedu-sedan
Meminta malam menghampiri para wajahnya
cat says:
March 2nd, 2009 at 15:09
:P lha kog berantem kayak sapi kesetanan dicoment kog ngambek jelek tahu? hahaha :P
anwar says:
March 4th, 2009 at 09:47
bgs kawan, tak tunggu buku kumpulan puisimu.
robby says:
March 4th, 2009 at 09:55
hm, puisimu jd bhn perdebatan y??
qu minta puisimu yg ttg cinta y. aku butuh ney.
terimakasih pujangga
he4
julia says:
March 4th, 2009 at 10:37
pujangga,,,
msh inget sy???
sekrang puisi2mu kuk jauh lebih bgs y??
kutunggu buku kumpulan puisimu lho… ;)
roy says:
March 4th, 2009 at 10:46
bozzz,
qu minta tips2 mu bwt puisi dong
maturnuwun…..
made says:
March 4th, 2009 at 11:12
sajak2mu mang penuh intrik & makna ye???
sayang, mungkin hanya org2 penyair saja yg tau.hahaha
kapan maen ke bali lagi untuk baca puisi, saya & anak2 menunggumu,,
salam,
I MADE
ganjar says:
March 5th, 2009 at 08:55
thx 4 all,,,
I just stay here for a moment to show my poems for public.
Absolutely, i apprecite all your comments.
u all can contact me; 081904485252
Nice 2 see u all
d`poetz -[]-[]-