“matahari kali ini”
Ruang ruang dimana saling menghimpit untuk tak berbenturan…
Senja, terus berwarna merah jingga, kenapa tak kunjung padamkan saja lampu surya??
Cawan itu tak bisa penuh menampungkan air…
Letih untuk segala macam estetika,
Tak kunjung mendekat, selalu terulur oleh ambisi…
Padaku, yang gagal tersenyum….
Mengharap sekali lagi,
Ada yang menyebutku sebuah matahari….
Kau, menepilah dulu,
Jangan terus kencang berlari…
Sebentar lagi,
Aku pasti menghampiri….
Sebentar lagi…
Pasti!!!!
Puisi kiriman dari : countrinx
email : risa.rwati@gmail.com
Friendster : risza_0510323144@yahoo.com