Cinderella’s stepsister
“Jauhi Cinderella!”
Mataku berteriak demikian pada sang pangeran yang sedang memasangkan sepatu kaca.
Aku tahu…
Aku seseorang yang telah diciptakan untuk menjadi benalu dirinya.
Seseorang yang selalu melukai Cinderella.
Aku hanya seseorang yang ingin dipandang.
Aku hanya seseorang yang ingin dicinta.
Aku hanya seseorang yang ingin dipuji.
Aku hanya seorang saudara tiri.
Yang sudah diciptakan untuk menjadi yang gagal.
Apa yang bisa kulakukan untuk mengubah jalan cerita ini?
Ingin rasanya aku berteriak, aku ingin menjadi Cinderella!
Aku ingin pangeran menatapku dengan hangatnya.
Sehangat musim semi.
Berharap hangat itu akan menutup musim dingin kelabu.
Aku hanya seorang saudara tiri
Yang berharap menjadi sang pemeran utama.
Salahkah aku?