pencuri hatiku
wahai pencuri, yang telah mencuri sebagian hidupku dan seluruh mimpiku;
jujur engkau adalah masa-lalu yang tak dapat pergi dan hilang, tak dapat musnah ataupun hancur
sepertinya ia telah melekat bersama kulit dan pikiranku;
ia menjelma seakan-akan ia adalah bagian dari diriku
wahai kekasih ku di masa lalu, aku sungguh mengharapmu
sungguh aku menginginkanmu;
katakanlah padaku bahwa engkau juga menginginkanku..
kekasih, bacalah syair ini; karena esok kau takkan menemukanku lagi atau melihat jejakku, bahkan mencari bayanganku
kekasih; esok aku akan pergi, ku katakan padamu bahwa aku teramat mencintaimu serta masa lalumu..
kau seindah bidadari
kau seindah bidadari di hatiku// mungkinkah aku mampu memilikimu
kau terindah bagiku, mungkinkah aku mampu berada di hatimu
kau terlukis di hatiku se-akan akan kaulah yang menghias seluruh mimpiku selama ini;
ku-bayangkan seandainya engkau jadi pendampingku; memelukku , di sisi-ku menyayangiku;
sungguh karena dirimu ku lukiskan impianku dalam tulisan-ku
ku-bayangkan andai kau menjadi kekasihku; kutangkap getir jiwa-mu kugantikan seribu senyuman
sungguh engkau telah menjadi penghuni hatiku, menggerakkan jiwa dan menghidupkan hatiku
kau bidadari-ku, maafkan aku jika engkau tak menginginkanku, kan kutepiskan khilafku dan kusingkirkan hayalku//
walau akhirnya tak satupun ada yang dapat menggantikanmu di hatiku..
kenangan yang tak tergantikan
disaat kau bersamaku; // cahaya rembulan membasuh kulitku dan kulitmu
sedang cahaya bintang menyentuh wajahmu, membuat ia begitu indah dan menentramkan jiwa yang melihat pesonanya
kekasih; kukatakan padamu/ kenangan kemarin adalah kenangan yang takkan tergantikan oleh kisah manapun di belahan dunia ini; ia adalah kenangan yang melekat; se akan-akan ia adalah bagian dari tubuhku, dan tak mungkin aku meninggalkannya;
kekasih; kukatakan kepadamu ku bisikkan hatimu; bahwa aku takkan sanggup menghapus semua kenangan indah tentangmu
untuk adikku di bali
kepadamu adikku yang mencintaiku;
kepadamu yang memberiku bahagia, impian dan jiwa//
menemani getir melawan tegak tegar/;
tak patah bahagiamu// ku hiasi mimpi beludru milikmu;
bungkam sombongnya jiwa setan hatiku;
adikku; sungguh hanya engkau hartaku//
aku tiada cinta selain cinta kepadamu//
tiada rindu ku hari ini kecuali untukmu;
adikku yang manis;
malam ini tidurlah, aku akan jaga mimpimu dari buruk wajah malam
untuk dd tercinta : echa
wo zhen de hen ai ni
jin wan wo hui meng xiang ni//
zhi you ni yi ge ren zai wo xin zhong;
bu kanjian ni yi tian ,ru guo san qiu tian//
wo hao xiang ni…
there
there something, //
there no ever women like you;
there no special like you;
and there no ever i find like you;
long dream, long nights, and long time;
never ever i find something like you;
i allways dream, i always hope , and i always search for shadow of you…
never ever to stop/ but i so miss you..

