IBU . AYAH ~
ibu .
kemana saja aku ?
kau menatapku hanya dengan sebelah matamu .
dan hanya memberi secuil roti untukku .
ayah .
meski ingin ku pergi , tinggal dengan rasa rasa iri.
dan bertumpuk sakit hati ,
tapi ku sangat padamu .
tak bisa mencari sayang yang lain . . .
karna cintamu beda , dari semua rasa yang pernah ku terima . . .
alamat friendster: ir.one@bel.com
maafkan, semoga kau mengerti
maafkan
aku tak dapat memberimu
puisi di atas bantal
atau kecupan kecil
untuk membangunkanmu dari mimpi
pun satu pelukan
hangatkan hatimu dari dinginnya sunyi
saat bulan mulai bersembunyi di ufuk pagi
maafkan
bila hanya larik kata ini
yang bisa menemuimu
sekedar kau tahu
dirimu, buatku adalah nadi
email: goenoengmy@yahoo.com
alamat friendster: http://goenoeng.tk
RINDUKAN PAGI
Senja kini memayungi ragaku
Mentari telag jauh berlari
Bayanganpun tak terlihat lagi
Dan gelap trasa begitu dekat
Takut telah menyebar di sudut hati
Membias jelas di wajah
Malam bagiku serupa RAHWANA
MENGERIKAN …..
Hitamnya akan menjebakku
Membuat mataku seperti terpejam
Tubuhku akan beku oleh dingnya
Andai aku berkuasa atas waktu
Aku akan kembali menyusuri pagi
Aku yang merindukannya
Tapi kakiku tak mampu berpindah pijak
Tetap menapak di senja ini
email: putriparamata@yahoo.co.id
nomor HP/telpon: 08996528368
Rina
Rina…itulah deretan huruf yang penuh arti bagiku
Deretannya telah terukir di lembaran sanubariku
Rina…Walau parasmu tak pernah kulihat
Walau suaramu tak pernah kudengar
Tapi untaian kata-kata yang kau goresan disetiap syairmu
Telah menghipnotisku untuk menjadi pengagummu
Rina, andai kau berikan aku kesempatan tuk mengenalmu lebih jauh
Aku bersedia lakukan apapun untuk membahagiakanmu
dari pengagum di dunia mayamu
email: aja.arjuna@yahoo.com
Kubawakan Pesan Kekasih
Tersenyumlah wahai sang penyair karena aku telah membawa jawaban dari kekasihmu
“Kau adalah kekasihku dan Aku adalah kekasihmu”
Sesungguhnya kekasihmu mempunyai perasaan yang sama dengan yang kau rasakan dan segera kau berjumpa dengannya, kekasihmu sangat merindukanmu disebrang sana
Hilangkanlah rasa ragu dan sedihmu
Percayalah,Kekasihmu sangat tulus menyayangimu
email: rie_na@ymail.com
selembar hujan yang kuterima
Ssss…..
Mendadak sepi ini menggelantung
Diantara bara diujung hatiku
Membuai jemarimu tuk merajut mimpi
Namun simpul ini harus terlepas
Dan kutunggu hingga terurai
Hingga kutemukan ujungnya
Aneh…..
Harapan itu tetap bermain
Diantara pundi pundi hatiku
Yang mungkin kosong atau telah terisi
Aku sendiri tak pernah merasakan
Dingin…..
Selembar hujan yang kuterima
Mungkin dari jeritan hatimu
Atau sepanas bara di pembuluh nadiku
Tetapi aku masih hidup
Bergoyang tertiup harum nafasmu
Diujung timur…..
Ada segenggam mentari
Namun terpeluk awan
Dan cahayanya datang dari belakang
Akupun menyesal harus menatapnya
Silau namun hangat
Indah tapi menyengat
Berputar ruangku……
Kukenali setiap inci tubuhmu
Kubenamkan diriku ditiap ruas pandangmu
tajam hingga masuk ke relung sukmaku
Menembus kulit menyeruak diantara urat uratku
Hingga akhirnya berhenti di samudera hatiku
Entah sampai kapan dirimu berlabuh
email: jannah@penyair.com
This post was submitted by jannah.

