dua malaikat kecil
dua malaikat kecil…
datang ke kehidupanku..kamu
sofiana…..sayang kita tak diharuskan saling menjalinkan erat kedua tangan
malah lambaian adalah jalan pilihan…..meski bukan yang terbaik…pun tak terindah
sampan kecil kita terlalu rapuh tuk mengarungi kerasnya hidup
ombaknya terlalu besar,tinggi pula…oleng dia ke kiri ke kanan…tenggelam
dua malaikat kecil….
ketika kalian dewasa…ketahuilah…bahwa demi cinta aku dan sofiana berpisah
dua malaikat kecilku…
sekarang tersenyumlah…karena surga tak lagi kurasa tanpanya
terbang tinggi malaikatku….bawa hatiku dan terjunkan ke matahari
supaya abunya tersebat ke seluruh penjuru dunia
Sunyi
Ku berdiri di garis tepi
Terdiam….
Ku berdiri di batas mimpi
Termenung….
Ku berdiri di dalam sepi
Sendiri….
email: ad_di3n07@yahoo.com
info
apabila anda kesuitan mengakses penyair.com , di karenakan traficnya terlalu banyak yang akses, sehingga akan tampilan error
cobalah buka, atau refresh terus menerus
hal ini di sebabkan hostingnya sudah kelebihan bandwidth, jadi bersabarlah, karena dana saya terbatas…
gadis yang kukagumi
andai kamu tau
dari jauh aku memandangmu,menikmati keindahanmu
tidakkah kamu merasakan perasaan yang sama denganku ?
aku menyukaimu , dan aku harap kaupun menyukai aku
gadisku, jangan palingkan wajahmu
karna bagiku inilah saat saat terindah dalam hidupku
mengagumimu, dari kejauhan
email: penyair@gmail.com
alamat friendster: penyair.kesepian@yahoo.com
LEPAS
LEPAS
Kutantang kehidupan
seperti bajak laut yang berlayar ujung maut
kutangkalkan jubah kesombongan
disinggasana kehidupan
dan telah berjalan takdir
saat manusia bicara tentang kehidupan yang tersingkir
karena aku berfikir
kehidupanku bukan langkah mereka yang terencana
karna kehidupanku adalah singasana bagi mereka yang ternoda.
aku hanya takut pada kemunafikan yang menidurkan kebenaran
kebenaran yang telah lama takut akan kehormatan.
kehormatan yang kuanggap sebagai raja kehidupan
yang ternyata kini adalah sebuah kebodohan yang dulu kuagungkan.
kumaki masa ini biar tak menjadi fenomena harga diri
biar nurani bisa kembali menjadi suara lantang
yang kan menjadi pemenang dalam hitungan waktu yang panjang.
Tangisan Batin
Ketika jutaan bintang menghiasi kegelapan email: amore-tpi@yahoo.co.id
hati ini justru berteman sepi
Hanya nyanyian alam
yang mengusik kesunyan
Tanpa terasa butiran air mataku jatuh
basahi wajah sang penyair
Tuhan dengarkan kegalauan batinku
Bantulah aku
Berikan aku kekuatan
tuk lewati semua duri kehidupan ini
Tanpa Mu…
Ku sanggup hadapi semua duka lara ini

