fasilitas pencarian error

penyair yang hebat bukanlah dari keindahan bentuk, kata, irama puisi dan syair yang ia citpakan, tetapi bagaimana ia membuat puisi itu hidup seperti hatinya

Archive for the 'penyair_kesepian' Category

dua malaikat kecil

dua malaikat kecil…

datang ke kehidupanku..kamu

sofiana…..sayang kita tak diharuskan saling menjalinkan erat kedua tangan

malah lambaian adalah jalan pilihan…..meski bukan yang terbaik…pun tak terindah

sampan kecil kita terlalu rapuh tuk mengarungi kerasnya hidup

ombaknya terlalu besar,tinggi pula…oleng dia ke kiri ke kanan…tenggelam

dua malaikat kecil….

ketika kalian dewasa…ketahuilah…bahwa demi cinta aku dan sofiana berpisah

dua malaikat kecilku…

sekarang tersenyumlah…karena surga tak lagi kurasa tanpanya

terbang tinggi malaikatku….bawa hatiku dan terjunkan ke matahari

supaya abunya tersebat ke seluruh penjuru dunia

Sunyi

Ku berdiri di garis tepi
Terdiam….

Ku berdiri di batas mimpi
Termenung….

Ku berdiri di dalam sepi
Sendiri….

email: ad_di3n07@yahoo.com

info

apabila anda kesuitan mengakses penyair.com , di karenakan traficnya terlalu banyak yang akses, sehingga akan tampilan error

cobalah buka, atau refresh terus menerus

hal ini di sebabkan hostingnya sudah kelebihan bandwidth, jadi bersabarlah, karena dana saya terbatas…

gadis yang kukagumi

andai kamu tau
dari jauh aku memandangmu,menikmati keindahanmu
tidakkah kamu merasakan perasaan yang sama denganku ?
aku menyukaimu , dan aku harap kaupun menyukai aku

gadisku, jangan palingkan wajahmu
karna bagiku inilah saat saat terindah dalam hidupku
mengagumimu, dari kejauhan

email: penyair@gmail.com

alamat friendster: penyair.kesepian@yahoo.com

LEPAS

LEPAS

Kutantang kehidupan
seperti bajak laut yang berlayar ujung maut

kutangkalkan jubah kesombongan
disinggasana kehidupan

dan telah berjalan takdir
saat manusia bicara tentang kehidupan yang tersingkir

karena aku berfikir
kehidupanku bukan langkah mereka yang terencana
karna kehidupanku adalah singasana bagi mereka yang ternoda.

aku hanya takut pada kemunafikan yang menidurkan kebenaran
kebenaran yang telah lama takut akan kehormatan.

kehormatan yang kuanggap sebagai raja kehidupan
yang ternyata kini adalah sebuah kebodohan yang dulu kuagungkan.

kumaki masa ini biar tak menjadi fenomena harga diri
biar nurani bisa kembali menjadi suara lantang
yang kan menjadi pemenang dalam hitungan waktu yang panjang.

Tangisan Batin

Ketika jutaan bintang menghiasi kegelapan
hati ini justru berteman sepi
Hanya nyanyian alam
yang mengusik kesunyan
Tanpa terasa butiran air mataku jatuh
basahi wajah sang penyair
Tuhan dengarkan kegalauan batinku
Bantulah aku
Berikan aku kekuatan
tuk lewati semua duri kehidupan ini
Tanpa Mu…
Ku sanggup hadapi semua duka lara ini

email: amore-tpi@yahoo.co.id