fasilitas pencarian error

penyair yang hebat bukanlah dari keindahan bentuk, kata, irama puisi dan syair yang ia citpakan, tetapi bagaimana ia membuat puisi itu hidup seperti hatinya

Archive for the 'puisi religius' Category

SELARIK SURGA

SELARIK SURGA

Rerumputan hijau, merahkah mawarku . . .

Cinta, jembatan hidup membawa kita dalam
gelora, Gelora . . . GELORA!
Cinta, asmara membara tidak akan punah
surga, Surga . . . SURGA!
Bersua dengan mata mayasari dari nutrisi bunga berduri
Bercinta kita berdua dalam biduk rasi
bunga galaksi

Cepatnya kau cium bersujud
Cepatnya kau kecup berwujud
Lekas - seka - sekarang
Lekas - sekar - sekarung

Untuk apa kalian rebut surgaku . . .
Untuk apa kalian injak surgaku . . .
Aku meminta surga surgawi
Aku meminta surga penari

Berlari, lihat . . . adikku berlari
Ayah dan ibuku, saudara - saudariku
Anak - anakku, cucu - cucuku
Meminta surgaku dan kuberi

Tidak untukmu saudara silaturahmi/islami.

email: hmahadera@yahoo.com

PENGAKUAN

Semakin jauh ku melangkah
kian terasa besar harapku pada-MU
semakin tinggi ku mendaki
kian terasa kecil adanya diriku
semakin dalam ku menyelam
kian terasa sesal basahkan hatiku

Engkau tak terlihat
karena ku tak pantas melihat-MU
cukuplah karya cipta-MU
mengejawantahkan kuasa-MU
menundukkan sombongku
menakhlukkan egoku

Maafkan perasaan tinggiku
yang sesungguhnya rendah
Maafkan pakaian mewahku
yang sesungguhnya hina
Maafkan pamer materiku
yang sesungguhnya fakir

Maafkan hamba ini …

oleh: puguh

Yang tak terelakkan

Wahai telinga yang pernah tuli
Inilah nyeri menuntutmu mati
Kami disini menghunus janji

Wahai kekalahan berjubah hitam
Serahkanlah jiwamu pada laskar
Kamilah imam penegak kebenaran

Wahai jiwa kotor, bersembunyilah
Lari dan mendendamlah dalam remang
Inilah sesal menagih sedih

Wahai ruh diujung nafas
Kali ini mengelak bukan lagi milikmu
Kamilah panji Ilahi memcabutmu pergi

email: adhit_bro@yahoo.co.id

alamat friendster: adhit_bro@yahoo.co.id

KEKASIHKU

Ketika cahaya mentari menyilaukan hati kau bukan lagi sebuah mimpi atau halusinasi namun kau adalah pujaan hati yang menjadi penyemangat hidup ini.
Bayang wajahmu selalu dbenakku manis senyummu menyejukkan kalbu lembut tuturmu mendamaikan hati.Kaulah pelita istana hatiku,dulu sekarang dan selamanya aku mencintaimu hanya karena Allah

subuh

aku mengetuk subuh,bukan
bukan ingin mengeluh,melainkan
tuk bersimpuh,cari
jawab yang tak terjawab

aku mengetuk subuh,hanya
membuka dialog-dialog tak tersentuh
lewat sujud penuh peluh,karena
aku bukan tanpa dosa

email: etha_kereta@yahoo.com

kutemukan cahya-MU

kucoba mencarimu di langit malam,
diantara gugusan terang bintang-bintang
diantara tanda-tanda fajar akan menyingsing
diantara seberkas sinar mentari pagi.

tapi tak kutemui diri-MU

zuhur telah tiba ketika
kembali ku melihat langit
dan menatapi angkuhnya matahari makhluk-MU…
tapi sekali lagi kau tak kutemui Engkau
ya Allah..

tak pantaskah ku melihat-MU
pikirku saat itu….

tapi ternyata Engkaubenar ya Allah,
kau tunjukkan diri-MU hanya sedikit
namun itu bisa menyadari bahwa
ku tak mampu melihat-MU..

ku terlalu sombong pada-MU
padahal melihat makhluk-MU saja kutak mampu ya Allah..
matahari terlalu terang untukku
apalagi diri-MU
semesta terlalu besar tukku jelajahi
apalagi diri-MU

ternyata aku telah menemukan cahaya-MU
dalam tiap sujudku
dalam tiap kebaikan yang ku ikhlaskan untuk-MU dalam tiap siang dan malam yan Kau biarkan bergantian mengiringiku

email: Arman@teknikyahoo.com

nomor HP/telpon: 081345656528