fasilitas pencarian error

penyair yang hebat bukanlah dari keindahan bentuk, kata, irama puisi dan syair yang ia citpakan, tetapi bagaimana ia membuat puisi itu hidup seperti hatinya

Mungkin baru tersadar

Mungkin baru tersadar
Aku menggelinding diantara ruang dan waktu
hanyut dalam putaran angkasa
berderik memecah malam
hening tanpa suara… tapi hati ini tetap berisik

Hujan itu…
Bagai tangisan alam diujung hari
Sebatang dahan yang bergoyang
mengharap semua harus berhenti
menahan tetes air diujung daunnya

Apakah alam merasakan kesedihannya
Begitu dingin dan membasahi kalbu
Dirimu….apakah menungguku
Semuanya hanya melintas sekejab
Apakah Tuhan memberiku tanda
Jiwa mana yang harus kukenal

Ahh…cahaya itu memutar otakku
Air diujung daun itu telah terjatuh
Walau setetes semoga menyejukkan jiwa
Saatnya menutup mengakhiri hari
Dan pagi mengantarkan mimpiku
I love u ………..thanks God

email: jannah@penyair.com


1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

4 Responses to “Mungkin baru tersadar

Leave a Reply