Mungkin baru tersadar
Mungkin baru tersadar
Aku menggelinding diantara ruang dan waktu
hanyut dalam putaran angkasa
berderik memecah malam
hening tanpa suara… tapi hati ini tetap berisik
Hujan itu…
Bagai tangisan alam diujung hari
Sebatang dahan yang bergoyang
mengharap semua harus berhenti
menahan tetes air diujung daunnya
Apakah alam merasakan kesedihannya
Begitu dingin dan membasahi kalbu
Dirimu….apakah menungguku
Semuanya hanya melintas sekejab
Apakah Tuhan memberiku tanda
Jiwa mana yang harus kukenal
Ahh…cahaya itu memutar otakku
Air diujung daun itu telah terjatuh
Walau setetes semoga menyejukkan jiwa
Saatnya menutup mengakhiri hari
Dan pagi mengantarkan mimpiku
I love u ………..thanks God
email: jannah@penyair.com



November 4th, 2008 01:16
[...] Mungkin baru tersadar [...]
November 4th, 2008 09:41
hm…
manikmati puisi ini, membawa saya seperti berada pada suatu malam berhujan, mengamati tetes2 turun dari helai daun …
December 2nd, 2008 02:41
[...] Mungkin baru tersadar [...]
December 2nd, 2008 03:05
[...] 1 12 2008 Mungkin baru tersadar [...]