SANGGAMA UNGGAS

SANGGAMA UNGGAS

Ditepian saung bambu
Memandang ladang dan pematang
Dari setitik luka kehati

O . . . ge ge ge
O . . . ge

Kenari
Enggang
Merpati
Elang

Nuri berwarna warni
Pipit terbang meninggi
Kepak burung corak swarni
Siul burung sangkar hatiku.

O . . . ge ge ge
O . . . ge

Terbang melayang asmara mesra dipelatuk
Hinggap didahan bercumbu kasih dipelukan
Kicau mencium gelak
Kacau menari pilin

Kain pelita terkoyak
Memandang senja ditepian saung

No related posts.

2 Responses to “SANGGAMA UNGGAS”

  • diah:

    suka yang melayu banget ya… tapi it’s ok. setiap karya adalah ungkapan…terus berkarya ya…

  • SAUTAN MEMUDAR

    ada yang terbangun di antara sawah ladang
    sautan-sautannya semakin meninggi
    di antara kelopak mekar menari…
    tapi sayangnya seliut mataku terpejam
    sambil meraba…mencari tahu…
    dimana sembunyi terbirit tertinggal
    lamunanku henyak dari sini
    lalu mencoba terbang
    tapi aku tak akan bisa mengejar..
    hilang…aku bilang hilang
    genderang telingaku menghentikan pantulan gelombangnya
    lalu pergi senyap kini
    seretan gemerisik langkahku diantara semak
    tetap terpukau pada nyanyian
    yang tak bisa aku dengar lagi mungkin
    tapi…benarkah aku akan kehilangannya suaranya lagi…
    menebas pudar bayangannya
    lalu aku kembali terpejam

    24 feb 09
    1+03Zz

Chatting
Komentar terbaru
Statistik
Archives