Posts Tagged ‘++ penyair_kesepian’
cinta
Tuesday, September 22, 2009 10:37 No Commentscinta
Ia merasukiku, menyebar dan kemudian mengisi pikiranku dengan wajah-wajahnya
Dan kemudian, masuk ke hatiku, menggoreskan namanya di seluruh dinding hatiku, kemudian ia lukiskan wajahnya
Hingga akhirnya ia berkata pada jiwaku “ aku telah menguasaimu, dan aku adalah tuanmu”
Seluruh tubuhku telah menyerahkan diri padanya, jiwakupun turut berlutut kepadanya
“Wahai dewi cinta, kau telah menguasai ruh dan [...]
Rasa rindu
Tuesday, September 22, 2009 10:11 No CommentsRasa rindu
Oh tuhan tolonglah aku,
Aku sedang merindukan kekasihku
Oh tuhan, ternyata rasa ini lebih perih dengan apa yang mereka katakan
Tak pernah kusangka, perasaan rindu yang kurasa
Semua tak sama dengan apa yang dia rasakan
Sungguh tubuhku tak kuasa menahan, iwaku yang tengah merasakan derita akibat rasa rindu
Tuhan tolonglah tiupkan nafasmu kedalam jasadku yang telah mati
Dan biarkan [...]
impian yang akan jadi kenyataan
Monday, September 21, 2009 15:55 No Commentsimpian yang akan jadi kenyataan
cinta adalah dewa yang berkuasa menciptakan segala sesuatu di dunia ini.
Semua tunduk pada kekuasaannya
Sekarang semua orang akan menyaksikan sendiri, betapa pastinya khayalanku dan alangkah benarnya impian-impianku
Cita-cita dan harapanku bukan khayalan penyair atau lamunan orang gila seperti yang mereka kira
Aku teramat rindu kepadamu
Monday, September 21, 2009 3:30 No CommentsAku teramat rindu kepadamu
Izinkan aku untuk menghabisi hidupku saat ini
Aku teramat merindukanmu
Kini dengarkan suara hatiku karena aku akan menyanyikan lagu kerinduanku kepadamu
Wahai angin yang menepiskan gunung, serta matahari yang memberi kehidupan bagi umat manusia, serta pagi yang membangunkan yang tertidur
Sampaikanlah salam kerinduanku pada kekasihku
Uraikanlah makna-makna yang tersembunyi di dalam hatiku saat ini
Sungguh [...]
aku menangis karena rindu
Friday, September 18, 2009 14:36 Comments Offwahai para penyair dari anak penyair//
jiwa dan cintaku memiliki ketulusan dalam halnya mencintai kekasihku;
dan jiwakupun memiliki ketulusan dalam halnya ketika jika ia meninggalkan aku//
wahai penyair dari penyair//
jikala aku mengingat namanya, tubuh da jiwaku merasa sedih, kadang hatiku menangis;
ialah yang membangkitkan jiwaku yang tersembunyi,
wahai penyair dari penyair//
jikala aku mengingatnya; aku ingin menangis karena rindu,